Skip to main content

Review Vinland Saga Season 2 Episode 6 yang Berisi Pelajaran Agar Selalu Rajin Bekerja dan Tidak Bermalas-Malasan



Thorfinn dan Einar di Anime Vinland Saga S2 pada Episode 6 

Review Vinland Saga Season 2 Episode 6 yang Berisi Pelajaran Agar Selalu Rajin Bekerja dan Tidak Bermalas-Malasan -Vinland Saga Season 2 Episode 6 ini berjudul "Aku Ingin Kuda". Di episode 6 kali ini terdapat nilai-nilai kehidupan yang bisa kita jadikan pelajaran. 




Review Vinland Saga Season 2 Episode 6 yang Berisi Pelajaran Agar Selalu Rajin Bekerja dan Tidak Bermalas-Malasan 

Jumpa lagi bersama saya di situs AniMadToon, salah satu situs anime yang biasa membahas seputar anime lama melalui review/fakta menarik dan anime baru/dirilis mendatang dalam bentuk berita. 

Kali ini saya ingin mereview serial anime Vinland Saga di musim kedua pada bagian episode ke-6. 

Salah satu anime musim dingin 2023 sekarang ini yang lagi diputar di stasiun TV. Saat ini anime tersebut sudah menayangkan enam episode. 

Vinland Saga Season 2 yang dibintangi oleh "Thorfinn" ini merupakan anime buatan studio MAPPA legendaris dan hingga sekarang sudah mendapatkan nilai tinggi serta termasuk anime dengan skor rating tertinggi di situs MyAnimeList, yaitu sebesar 8,77

Episode 6 dari Vinland Saga musim kedua memiliki judul "Saya Ingin Kuda". Mungkin para penonton yang tidak membaca cerita manganya dan mencoba masuk ke cerita episode 6 pasti akan kebingungan. 

Sebenarnya apa yang dimaksud "Saya Ingin Kuda" di episode 6 ? Mengingat ceritanya ini di musim kedua lebih menggambarkan ke arah ark pertanian/perkebunan dan berisi unsur drama serta slice of life antara Thorfinn & Einar sebagai budak




A. Thorfinn dan Einar sedang Menarik Akar Pohon dengan Susah Payah 




Kehadiran Thorfinn dan Einar di Episode 6 dari Anime Vinland Saga S2 yang lagi berjuang keras menarik akar pohon


Di episode 6, di cerita animenya lagi-lagi diperlihatkan aktivitas kerja keras yang dilakukan oleh Thorfinn dan Einar. 

Pekerjaan berat yang mereka lakukan itu menebang beberapa pohon yang ada di hutan liar sekaligus meratakan tanah agar bisa dibangun lahan gandum sebagai kebutuhan pokok sehari-hari. 

Diperlihatkan juga, beberapa pohon sudah berhasil ditebang oleh Thorfinn dan Einar dengan cara manual melalui kapak biasa. 

Tapi yang jadi masalah, Thorfinn dan Einar tidak bisa mencabut akar batang pohon besar yang sudah ditebang. Ekspresi "susah payah" yang muncul di kerutan wajah Einar dan Thorfinn animasinya sangat realistis saat mereka menarik akar batang pohon dengan menggunakan tali. 

Peraturan yang dibuat dari si pemilik lahan (Juragan Ketil), agar bisa dibangun berupa ladang gandum rata maka akar pohon yang masih mengakar ke dalam tanah tersebut harus bisa dicabut hingga bersih. 



B. Mencari Bantuan ke Seseorang Agar Bisa Dipinjamkan Kuda Khusus Pembajak Lahan



Perjuangan Einar dan Thorfinn yang sedang mencari Kuda pembajak lahan dari beberapa warga desa. 


Hingga beberapa menit kemudian dan tidak berhasil juga akar pohon tersebut ditarik dengan sekuat tenaga, Thorfin dan Einar akhirnya memilih untuk beristirahat sebentar di bawah pohon dengan sesepoi angin. Tapi yang mereka lakukan ini bukan berarti menyerah begitu saja. 

Einar dan Thorfin sempat membahas bagaimana langkah selanjutnya dan apa yang harus dilakukan dengan beberapa akar pohon yang begitu sulitnya dicabut dari dalam tanah. 

Mengingat pekerjaan yang telah diberi tanggung jawab dari atasan ini harus diselesaikan tepat waktu, akhirnya Einar mendapatkan ide dengan cara meminjamkan kuda pembajak lahan ke warga sekitar. 

Sebelumnya mereka juga mengeluh karena pekerjaan berat yang mereka lakukan tidak terdapat peralatan yang cukup. Apalagi status mereka sebagai Budak, maka kebanyakan warga sekitar di desa tersebut menganggap Thorfinn dan Einar dipandang sebelah mata. 

Dengan sifat pantang menyerah dari Einar dan Thorfinn yang masih membara, mereka memutuskan bergerak dan mencari seseorang di desa agar bisa dipinjamkan kuda pembajak lahan. 

Seriring berjalannya waktu, tentu saja proses peminjaman satu ekor kuda dari beberapa warga desa tidak berjalan lancar. Thorfinn dan Einar sering dibenci sama beberapa warga di desa tersebut, karena berstatus Budak. 

Padahal ada seorang warga desa yang memiliki banyak kuda di kandangnya, tapi Thorfinn dan Einar tidak diberi izin sekaligus langsung diusir karena berstatus Budak. 



C. Thorfin dan Einar tidak Sengaja Menemui Seorang Pria Tua



Pria Tua bernama "Sverkel" ini yang meminjamkannya kuda kepada Thorfinn & Einar. 


Setelah Thorfin dan Einar tidak berhasil mendapatkan kuda, obrolan keluhan antara Mereka berdua itu rupanya tidak sengaja terdengar oleh pria tua yang masih rajin bekerja keras dengan membajak lahan. 

Karakter Pria Tua ini bernama "Sverkel" dan ternyata merupakan ayah dari si Juragan Ketil yang lahannya diberi tanggung jawab oleh Einar dan Thorfinn. 

Sverkel si Pria Tua ini merupakan salah satu karakter baik dan Dia ingin sekali  membantu Thorfinn dan Einar yang belum mendapatkan kuda untuk membajak lahan. 

Sverkel ini di kandang rumahnya mempunyai satu ekor kuda yang sudah terlatih dan diatur sebagai pembajak lahan serta mampu menarik akar pohon yang kuat. 

Adanya kuda pembajak yang dimiliki Sverkel di rumahnya itu merupakan kabar baik bagi Thorfinn dan Einar yang dirasa mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. 

Kuda pembajak yang akan dipinjamkan ke Mereka berdua itu, Sverkel memiliki persyaratan agar Thorfinn & Einar bisa membantu bekerja dalam proses pemotongan kayu bakar yang nantinya akan dijual. 

Pria tua bernama Sverkel ini ternyata rajin bekerja keras, selain membajak gandum di lahan Ia juga punya pekerjaan lain sebagai penjual kayu bakar yang bisa dibilang sifatnya menguras tenaga. 

Di situasi ini, Thorfinn dan Einar tidak punya pilihan lain selain melakukan pekerjaan orang lain. Lagi-lagi Einar mengeluh ketika bekerja di rumah Sverkel. 

Ya.. ini wajar saja, pekerjaan mereka berdua di lahan belum selesai dan dialihkan ke pekerjaan lain yang juga menguras tenaga ini siapapun pasti emosi. 

Beberapa jam kemudian, Einar dan Thorfinn berhasil menyelesaikan pekerjaannya Sverkel hingga bisa meminjamkannya Kuda yang dilengkapi penarik khusus akar pohon. 



Dengan adanya Kuda, tentu saja pekerjaan yang mereka kerjakan jadi cepat selesai. 

Baca juga : Megumi no Daigo : Kyuukoku no Orange > Pengumuman Resmi mengenai Trailer, Pemeran, Staf Produksi dan Penayangan Anime Perdana di Musim Gugur 2023


D. Kehadiran Pria Misterius di Rumah Sverkel



Pria misterius bernama "Hebi/Ular" yang sedang tidur. 


Saat Thorfinn dan Einar berada di dalam rumah Sverkel untuk makan malam, mereka terkejut dan tidak sengaja menemui pria misterius yang sedang terlelap. 

Ternyata pria tersebut adalah Hebi (ular/sejenis nama julukan) yang sebelumnya sudah bertemu di anime episode 4 yang berjudul "Hebi".

Hebi, walaupun usianya masih muda dan bugar tapi Sverkel (kakeknya) menganggapnya sebagai orang pemalas yang kerjaannya hanya makan dan tidur. Bahkan pria tersebut tidak mau bekerja ketika dibujuk. 

Thorfinn dan Einar yang berada di situasi obrolan Sverkel dan Hebi terlihat kaku serta canggung hingga akhirnya mereka diberi izin untuk makan malam bersama setelah bekerja keras seharian. 


Thorfinn, Einar, Sverkel dan Hebi dalam Obrolan hangat tentang pejuang di waktu makan malam. 




E. Pelajaran yang Bisa Diambil dari Anime Vinland Saga S2 Episode 6

* Teruslah berusaha, rajin bekerja keras dan jangan bermalas-malasan jika ingin berhasil walaupun ada beberapa orang yang tidak menyukai kita. 

* Jangan terlalu banyak mengeluh seperti Einar pada suatu pekerjaan dan kerjakanlah dengan baik serta bersabar meskipun sifatnya sulit. 

* Mensyukuri kehidupan dengan apa adanya, walaupun ekonomi lagi dalam keadaan sulit. 


Demikianlah pembahasan review dari Anime Vinland Saga Season 2 pada Episode 6. 

Jika ada yang ingin berpendapat, silahkan langsung ke kolom komentar. 

Terima sudah membaca dan sampai jumpa di artikel selanjutnya. 


Posting Komentar

0 Komentar