Skip to main content

Kasus Tersangka Pembakaran Studio Kyoto Animation akan Memulai Pra-Persidangan pada 8 Mei 2023


Kyoto Animation

Halo jumpa lagi bersama ANIMO di situs web ini yang biasa membahas ataupun memberikan informasi seputar dunia anime. 

Apakah Anda/Kalian masih ingat dengan tragedi kasus pembakaran studio animasi "KyoAni" atau Kyoto Animation yang terjadi pada tahun 2019 lalu?. 

Kejadian yang telah mengguncang industri animasi/anime Jepang itu hingga hari ini kasusnya masih belum selesai sampai nanti diputuskan pada bulan Mei 2023 menurut informasi yang beredar. 

Baca juga : Gaji Karyawan Studio Animasi TMS Entertainment Dinaikkan Sebesar 24 Persen hingga menjadi 260.000 Yen Perbulan


Pada hari Jumat semalam, NHK (layanan Internasional dari organisasi media publik Jepang) telah melaporkan informasi dari Pengadilan Distrik Kyoto, dikabarkan mereka pada tanggal 8 Mei 2023 nanti akan memulai proses pra-sidang untuk kasus pembunuhan pembakaran yang telah menewaskan 36 orang dan melukai 33 lainnya di Studio 1 Kyoto Animation. 

Tiga pihak dari pengadilan, penuntutan dan pertahanan berencana untuk pengadaan sidang utama yang akan berlangsung antara awal September 2023 dan di akhir Desember 2023. 

Nantinya juga para pihak akan memutuskan jadwal khusus dan jumlah hari yang diperlukan untuk persidangan pada proses pra-peradilan. 

Dikabarkan pula, proses pra-peradilan direncanakan akan membahas masalah dan bukti sebelumnya di kejadian pada tahun 2019 tersebut. 



Beberapa anime produksi KyoAni (Kyoto Animation) seperti Hyouka, Hibike! Euphonium, Kyoukai no Kanata dll. 



Gedung Studio 1 Kyoto Animation pasca kebakaran pada tanggal 18 Juli 2019.


Pada tanggal 18 Juli 2019 atau sekitar 4 tahun yang lalu, kebakaran dahsyat terjadi di gedung Studio 1 Kyoto Animation dengan sebanyak 70 orang berada di dalam gedung saat itu. 

Selain korban di dalam gedung, seorang pria berusia 40-an yang sedang dalam perjalanan ke tempat kerja mengalami luka ringan akibat menghirup asap.

Polisi Prefektur Kyoto menangkap tersangka bernama "Shinji Aoba" yang saat itu berusia 41 tahun, yang diduga menggunakan bensin untuk menyalakan api. 

Pria tersebut diduga membeli 40 liter bensin dalam dua tabung dan menggunakan gerobak untuk mengangkut bensin tersebut ke gedung Studio 1 Kyoto AnimationAnimation. 

Jaksa Jepang secara resmi mendakwa tersangka pada bulan Desember 2020.

Pada bulan April 2020, pekerjaan penghancuran  gedung Studio 1 Kyoto Animation telah diselesaikan dan di bulan Juli 2020 setelah pemulihan dalam beberapa hari, studio animasi tersebut mulai merekrut karyawan baru lagi. 

Kemudian pada bulan Juli 2022, studio animasi tersebut menayangkan video peringatan untuk memperingati tiga tahun serangan pembakaran. Selain itu studio "KyoAni" juga menyiarkan video peringatan pada dua peringatan sebelumnya. 


Baca juga : Film Collar×Malice Deep Cover Ungkap Promo Baru, Dijadwalkan Debut pada 26 Mei & 23 Juni 2023 


Terima kasih karena sudah membaca, sampai jumpa dan jangan lupa berkunjung lagi. 


Posting Komentar

0 Komentar